• Diskusi dan Launching Buku “Indonesia: Pluralisme in Peril” bersama Ben Rogers

    TUESDAY, 10/06/2014 ||00:00:00 WIB img

    Selasa, 10 Juni 2014 Interfidei mengadakan launching dan diskusi buku karya Benedict Rogers berjudul “Indonesia: Pluralisme in Peril, The Rise of Religious Intolerance across the Archipelago”. Buku tersebut merupakan hasil penelitian dari Benedict Rogers bersama Christian Solidarity Worldwide (CSW). Dalam diskusi tersebut Ben memaparkan beberapa temuannya. Ben menyampaikan bahwa selama pemerintahannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cenderung untuk mendukung terbitnya fatwa-fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpotensi menggerus semangat pluralisme di negara ini.

    Pada kongres MUI tahun 2005, misalnya, Presiden mengatakan bahwa MUI memainkan peran penting dalam perdebatan isu-isu Islam. \"Pernyataan tersebut menawarkan lampu hijau terhadap kelompok konservatif [Islam], dan selang beberapa hari, serangkaian fatwa yang melemahkan gagasan pluralism dikeluarkan,\" kata Rogers.

    Rogers menambahkan, Pemerintah telah mengeluarkan keputusan tambahan yang memprovokasi intoleransi agama terhadap kelompok minoritas. Keputusan tersebut mencakup  Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri tentang rumah ibadahpada 2006, dan  SKB yang melarang Ahmadiyah dan kelompok minoritas Islam menyebarkan keyakinannya pada 2008.

    Dalam laporan penelitiannya, Ben juga menyoroti penegakan hukum yang lemah dan tidak seimbang. Ben melihat perkembangan yang kian mengkhawatirkan di mana negara membiarkan tindak kekerasan terjadi. Selain itu, dalam beberapa kasus intoleransi agama justru korban dikriminalkan dan ditahan oleh pihak kepolisisan.

    Di akhir diskusi, Ben berharap pada presiden yang terpilih nanti untuk serius memperhatikan isu-isu hak asasi manusia.

Artikel terkait disukai 

POSTING TERBARU

STATISTIK PENGUNJUNG

 Visitor Today : 62
 Total Visitor : 112336
 Hits Today : 193
 Total Hits : 355216
 Visitor Online : 1