• LOKAKARYA GURU-GURU AGAMA-AGAMA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN ATAS SE-KABUPATEN POSO

    THURSDAY, 10/11/2016 ||00:00:00 WIB img

    Sampai dengan saat ini, pendidikan agama di Indonesia tetap menjadi perhatian serius, bukan saja karena “menjadi tumpuan harapan” para peserta didik untuk mendapatkan nilai yang baik agar naik kelas, tetapi, karena pendidikan agama menjadi “patokan” dari kualitas mental dan moral para peserta didik sebagai outcome, yang tercermin melalui kelakukannya, sikapnya, ketika berada di lingkungan sekitarnya: keluarga, komunitas umat,tetangga, teman sebaya dan masyarakat Indonesia secara umum. Tidak hanya sampai di situ. Pendidikan agama juga, tidak dapat menghindar dari “tuduhan” (langsung atau tidak langsung), misalnya, terkait dengan munculnya fundamentalisme sempit dalam beragama, serta tumbuh dan berkembangnya radikalisme, ekstrimisme agama. Lebih dari pada itu. hal penting yang masih terkait erat (atau dikait-kaitkan) dengan Pendidikan Agama adalah, soal membangun karakter warga. Karakter yang memiliki ketahanan mental, etika dan spiritual yang menghargai, hormat serta peduli terhadap fakta bahwa masyarakat Indonesia adalah majemuk; karena itu ada banyak perbedaan. Di antaranya adalah perbedaan agama, baik di antara yang satu dengan yang lain, maupun di dalam satu agama.

    Semua hal yang disebutkan di atas, sangat terkait dengan peran para Guru, dalam hal ini Guru Agama. Bagaimana pendidikan agama dengan materi ajar dan metode yang dipakai bisa membantu peserta didik, bukan saja memahami dengan baik tentang apa saja hal-hal terkait dengan agamanya (atau agama yang lain-bila ada), tetapi, yang lebih penting adalah bagaimana peserta didik memahami makna materi ajar tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

    Situasi ini ada di mana-mana di Indonesia, termasuk di Kabupaten Poso. Artinya, Guru-Guru Agama-Agama yang ada di Kabupaten Poso perlu sekali dibantu untuk menjadi Guru-Guru yang memiliki ketahanan yang kuat, baik dan siap menghadapi berbagai tantangan bahkan mungkin ancaman. Kegiatan yang direncanakan, sudah pernah dilaksanakan beberapa kali di Kabupaten Poso dan secara lebih luas di Provinsi Sulawesi Tengah bersama dengan Guru-Guru dari hampir semua Kabupaten dan Kota. Dari Monitoring dan Evaluasi terhadap kegiatan sebelumnya, diharapkan kegiatan yang sama dilakukan lagi di Kabupaten Poso dengan harapan dapat melibatkan semakin banyak Guru Agama yang ada di seluruh Kabupaten.

    Dengan demikian, dimaksudkan juga untuk membantu guru-guru agama, agar mampu menciptakan materi dan metode ajar yang lebih baik, agar Pendidikan Agama yang disampaikan dapat memberi inspirasi dan semangat, bagaimana perbedaan agama (intra dan antar) dijadikan sebagai kekuatan bersama untuk menata kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, dalam hal ini kehidupan masyarakat se-Kabupaten Poso.

    Atas dasar itu, direncanakan untuk menyelenggarakan 2 (dua) tahap kegiatan Lokakarya bagi Guru-Guru Agama tingkat SLTA (Swasta dan Negeri) se-Kabupaten Poso. Guru-Guru yang belum pernah mengikuti beberapa kali kegiatan sebelumnya. Kegiatan kali ini akan dilaksanakan bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso dan Institut Mosintuwu, Poso.

Artikel terkait disukai 

POSTING TERBARU

STATISTIK PENGUNJUNG

 Visitor Today : 39
 Total Visitor : 109185
 Hits Today : 77
 Total Hits : 344576
 Visitor Online : 1